Return nominal vs return riil
Return nominal adalah angka bunga yang Anda lihat. Return riil adalah pertumbuhan daya beli setelah pajak dan inflasi:
Return riil = (1 + bunga bersih) ÷ (1 + inflasi) − 1
Bunga bersih adalah bunga dikurangi pajak. Contoh: bunga 5%, pajak 20% menjadi 4% bersih. Dengan inflasi 3%, return riil hanya sekitar 0,97% per tahun.
Bunga minimum agar tidak rugi
Agar daya beli tidak turun, bunga sebelum pajak minimal sebesar inflasi ÷ (1 − pajak). Dengan inflasi 3% dan pajak 20%, minimal 3,75%.
Kenapa nilai akhir ditampilkan dua kali?
Nilai nominal adalah angka rupiah di masa depan. Nilai dalam rupiah hari ini menunjukkan daya beli sebenarnya, karena Rp100 juta sepuluh tahun lagi tidak sama dengan Rp100 juta sekarang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah bunga tabungan bisa kalah oleh inflasi?
Bisa. Bunga tabungan biasa sering di bawah 2% sebelum pajak, sehingga di bawah inflasi dan daya beli turun walau saldo naik.
Berapa pajak bunga deposito?
Bunga deposito dan tabungan dikenai pajak final 20% (bunga deposito sampai batas tertentu bisa dibebaskan). Isi 0 untuk instrumen tanpa pajak seperti reksa dana pasar uang.
Berapa inflasi yang sebaiknya dipakai?
Inflasi Indonesia dalam 10 tahun terakhir rata-rata sekitar 3%. Untuk perencanaan jangka panjang, 3–4% adalah asumsi yang wajar.
Apakah hasilnya dijamin?
Tidak. Bunga dan inflasi berubah dari waktu ke waktu; hasil ini simulasi dengan angka tetap.
Hasil kalkulator bersifat simulasi untuk membantu perencanaan dan dapat berbeda dengan perhitungan resmi instansi, perusahaan atau bank. Terakhir diperbarui 2026-11-04.